Dirut Waskita Karya jadi tersangka pencairan dana SCF, ini tanggapan Erick Thohir 

- Sabtu, 29 April 2023 | 17:16 WIB
Direktur Utama PT Waskita Karya DES Ditahan penyidik kejaksaab Agung (Republika)
Direktur Utama PT Waskita Karya DES Ditahan penyidik kejaksaab Agung (Republika)

 

SuluhMerdeka.com - Direktur Utama PT Waskita Karya DES ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

DES ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung sejak 28 April 2023 sampai dengan 17 Mei 2023.

Penahanan DES dilakukan untuk mempercepat proses pemeriksaan. 

Baca Juga: Honda luncurkan saingan Honda BeAt yang disebut versi macho, namanya Honda Zoomer X, harganya cuma segini

Penyidik menyangkakan DES melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga: Polisi sebut penyebab tewaskan Kasat Narkoba Polres Jaktim karena bunuh diri

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumeda mengatakan Peranan Tersangka DES dalam perkara ini yaitu secara melawan hukum memerintahkan dan menyetujui pencairan dana Supply Chain Financing (SCF) dengan menggunakan dokumen pendukung palsu, untuk digunakan sebagai pembayaran hutang-hutang perusahaan yang diakibatkan oleh pencairan pembayaran proyek-proyek pekerjaan fiktif guna memenuhi permintaan tersangka.

Baca Juga: Ratusan Warga Kota Palu rayakan Lebaran Mandura di Kelurahan Baru

Dalam perkara ini, penyidik sebelumnya telah menetapkan empat orang tersangka, yakni Direktur Operasional II PT Waskita Karya periode 2018 sampai dengan sekarang Bambang Rianto (BR), Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Waskita Karya periode Juli 2020 sampai Juli 2022 Taufik Hendra Kusuma (THK).

Baca Juga: Skoda Auto luncurkan  generasi baru model Superb dan Kodiaq

Kemudian, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Waskita Karya periode Mei 2018-Juni 2020 Haris Gunawan (HG) dan Nizam Mustafa (NM), selaku Komisaris Utama PT Pinnacle Optima Karya. Keempat tersangka berkasnya telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, dan telah disidangkan.

Baca Juga: Hanya gegara harga kelapa, seorang adik di Sigi tikam kakak kandungnya hingga Tewas

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pihaknya menghormati proses hukum terkait penetapan Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Destiawan Soewardjono sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Baca Juga: Erick Thohir - Prabowo Subianto Menteri Paling Diapresiasi Publik versi Survei Poltracking

Halaman:

Editor: Abdee Mari

Terkini

Terpopuler

X